
Saat ini yg menjadi pelopor dalam perkembangan IT paling banyak adalah perusahaan raksasa, yang menjadikan keuntungan sebagai pendorong inovasi IT dan meluncurkan produk-produk baru.
Misalnya Microsoft yang terus menerus mengembangkan teknologi OS nya agar bisa mengeluarakan versi Windows terbaru, dan tentu saja agar memperoleh untung banyak. Demikian juga dengan Apple, yang terus berinovasi, tak hanya di OS tapi juga di gadget telekomunikasi macam music player dan smart phone, tentunya bukan hanya agar bisa menguasai teknologi terbaru, tapi juga agar menadapat untung berlipat.

Perusahaan IT dengan harga saham tertinggi saat ini, Google, bisa menjadi semaju ini bukan hanya karena mampu menghasilkan teknologi IT terbaru tapi juga karena mampu melakukan inovasi bisnis. Google singkatnya bisa menjual produk teknologinya. Misalnya dengan menawarkan iklan pada hasil pencarian yang sesuai (AdSense), menwarkan peta Online dengan fitur tambahan bila berbayar (Google Earth) dan citra korporasi yang bersih ( dengan moto "You can make money without doing evil").
Prinsip ekonomi juga menjadi semacam seleksi alam bagi jenis teknologi mana yang layak berkembang dan teknologi mana yang harus tergusur. Contoh klasik adalah persaingan antara protokol Gopher dan HTTP.
Pada saat World Wide Web masih dalam dalam masa awal, Gopher merajai sebagai protokol untuk transfer hypertext dan data. Gopher memiliki fitur sintaks sederhana, hirarki seperi file dan fungsi serching. Namun kemudian Goper digusur oleh World Wide Web dan hingga sekarang World Wide Web adalah protokol default untuk Internet.
Persaingan di bidang IT memang kebanyakan dikuasai oleh Vendor-vendor raksasa, seperti google, microsoft, dll.
sehìngga pengembng lain sulit untuk berkembang atau pling tdk bertahan...
Publik juga sdh tlanjur 'jatuh cnta' dan cnderung termakn oleh ktenaran produk dr perushaan2 tsbt, dan tdk mw memalingkn muka, mskipun mgkin ad yg lbh baek mnwrkn produk IT nya.
sehìngga pengembng lain sulit untuk berkembang atau pling tdk bertahan...
Publik juga sdh tlanjur 'jatuh cnta' dan cnderung termakn oleh ktenaran produk dr perushaan2 tsbt, dan tdk mw memalingkn muka, mskipun mgkin ad yg lbh baek mnwrkn produk IT nya.
By : Cahyo & Friends



0 comments:
Posting Komentar